JAKARTA - Surabaya tidak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai surga kuliner.
Salah satu hidangan yang wajib dicoba adalah soto. Menu berkuah ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan cita rasa gurih yang khas, memadukan rempah pilihan dengan isian yang lengkap.
Dari soto ayam hingga soto Madura, kota ini menawarkan beragam pilihan bagi para penikmat kuliner maupun wisatawan yang ingin merasakan pengalaman kuliner autentik.
Bagi warga lokal maupun pengunjung, menikmati soto di Surabaya bukan sekadar makan, tetapi juga bagian dari pengalaman budaya dan tradisi.
Kota ini memiliki banyak warung legendaris yang tetap mempertahankan cita rasa turun-temurun, bahkan puluhan tahun setelah berdiri. Berikut lima rekomendasi soto terenak yang wajib dicicipi saat berada di Surabaya.
1. Soto Ambengan Pak Sadi: Soto Klasik Sejak 1960-an
Soto Ambengan Pak Sadi adalah salah satu soto legendaris yang harus dicoba. Warung ini berdiri sejak era 1960-an dan tetap mempertahankan resep asli yang diwariskan secara turun-temurun.
Seporsi sotonya berisi daging ayam, telur, bihun, kol, dan bubuk koya yang gurih. Selain soto ayam, warung ini juga menghadirkan Soto Madura sebagai variasi menu tambahan.
Lokasi pusatnya berada di Jl. Ambengan No.3A, Ketabang, Genteng, Surabaya. Ada juga cabang di Jl. HR Muhammad No.369, Pradahkalikendal, Dukuh Pakis, serta Jl. Raya Lontar No.302, Lontar, Sambikerep. Warung buka pukul 08.00–20.00 WIB dengan harga mulai Rp30 ribu.
Soto Ambengan Pak Sadi tidak hanya populer di Surabaya, tetapi juga di Jakarta karena cabangnya yang hadir di ibu kota. Kualitas rasa tetap terjaga, membuat pengunjung selalu ingin kembali.
2. Soto Lamongan Cak Har: Soto Lamongan Otentik Surabaya
Soto Lamongan Cak Har menjadi pilihan tepat bagi penggemar Soto Lamongan. Warung ini dikenal dengan kuahnya yang gurih dan bubuk koya khas Lamongan, menjadikan soto terasa lebih nikmat dan otentik. Porsi yang ditawarkan cukup besar, cocok untuk mengenyangkan perut pengunjung.
Lokasinya ada di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No.220, Semolowaru, dan cabang di Jl. Arief Rahman Hakim No.6, Klampis Ngasem, Sukolilo. Jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, dengan harga mulai Rp18 ribu.
Soto Lamongan Cak Har tetap mempertahankan cita rasa khas yang sudah dikenal sejak lama, sehingga menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.
3. Soto Madura Tapak Siring: Gurih dengan Potongan Daging Besar
Bagi pecinta Soto Madura, Soto Madura Tapak Siring adalah destinasi wajib. Potongan daging sapi yang besar dan kuah yang gurih menjadikan soto ini istimewa.
Hidangan ini cocok dinikmati bersama nasi atau lontong. Keunikan lain adalah tekstur daging yang empuk dan bumbu yang meresap, membuat setiap suapan terasa kaya rasa.
Lokasi warung berada di Jl. Residen Sudirman No.55 B, Pacar Keling, Tambaksari. Warung buka pukul 06.00–20.00 WIB dengan harga mulai Rp25 ribu. Soto Madura Tapak Siring berhasil mempertahankan ciri khas sotonya selama bertahun-tahun, menjadikannya ikon kuliner yang tidak boleh dilewatkan saat menjelajah Surabaya.
4. Soto Pak Djayus: Soto Ayam Kampung dengan Sentuhan Udang
Soto Pak Djayus berdiri sejak 1982 dan terkenal dengan irisan ayam kampung yang segar. Kuah rebusannya dicampur dengan udang, menciptakan rasa gurih yang unik. Soto ini dapat disantap bersama nasi atau lontong, cocok untuk sarapan maupun makan malam.
Lokasinya di Manyar: Jl. Raya Manyar No.81, Menur Pumpungan, Sukolilo, dan cabang Merr: Kalijudan Mulia No.23B, Kalijudan, Mulyorejo. Jam operasional: Manyar 06.00–00.00 WIB; Merr 09.00–20.30 WIB. Harga mulai Rp29 ribu. Kombinasi ayam kampung dan udang menjadikan Soto Pak Djayus pilihan yang berbeda dari soto lain, menghadirkan sensasi gurih yang khas dan nikmat.
5. Soto Cak To: Kuah Kental untuk Pecinta Soto yang Asli
Soto Cak To memiliki kuah lebih kental dibanding soto pada umumnya, dengan cita rasa gurih yang kuat. Isian bihun, ayam, tauge, dan kol membuat seporsi soto terasa lengkap. Meskipun antrean sering panjang, rasa sotonya membuat pengunjung rela menunggu.
Lokasi: Gubeng, Jl. Gub. Kertajaya V Raya No.19 dan Undaan, Jl. Ngemplak 1 No.36. Jam operasional Gubeng 06.00–16.00 WIB; Undaan 05.30–18.00 WIB. Harga mulai Rp30 ribu. Soto Cak To menjadi salah satu ikon kuliner Surabaya yang menghadirkan pengalaman menikmati soto berbeda dari tempat lain.
Soto Surabaya: Kuliner yang Lebih dari Sekadar Makanan
Kunjungan ke Surabaya tidak lengkap tanpa mencoba soto legendarisnya. Kota ini menawarkan pengalaman kuliner yang kaya, mulai dari Soto Ambengan Pak Sadi, Soto Lamongan Cak Har, Soto Madura Tapak Siring, Soto Pak Djayus, hingga Soto Cak To.
Setiap warung memiliki keunikan tersendiri, baik dari sejarah, menu tambahan, maupun atmosfer kedainya.
Menikmati soto di Surabaya adalah pengalaman budaya yang memadukan rasa, aroma, dan sejarah. Warung soto ini bukan hanya tempat makan, tetapi juga destinasi kuliner yang memperkaya pengalaman wisata.